Tutorial Cara Mencuci Karpet

cuci karpet

Karpet merupakan salah satu barang yang pasti ada di setiap rumah atau tempat ibadah masjid/musala. Penggunaan karpet biasanya sebagai alas di lantai sehingga sering disinggahi oleh orang-orang di rumah. Terlebih jika mempunyai hewan peliharaan, maka tak jarang juga akan singgah dan berdiam di karpet. Oleh karena itu, karpet sangat mudah kotor karena yang letaknya di bawah yang mudah terkena berbagai kotoran, kuman, bakteri dari makanan, debu, dan sebagainya. Apabila karpet sudah dirasa sangat kotor dan bau apek maka karpet pun menjadi tidak nyaman digunakan. Bahkan tak jarang, karpet kotor yang tidak pernah dicuci akan menjadi sarang bakteri yang dapat membuat kulit menjadi gatal, bau, bahkan alergi. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya untuk menangani karpet kotor tersebut dengan cara membersihkannya secara rutin. Pembersihan karpet dapat dilakukan secara mandiri atau menggunakan jasa laundry.

Berbagai cara mencuci karpet dapat dilakukan agar karpet menjadi bersih, harum, dan nyaman digunakan. Standarnya, mencuci karpet dapat dilakukan 2 bulan sekali. Namun, jika dirasa sudah sangat kotor sekali, bisa mencuci karpet sebulan sekali demi kenyamanan dan kesehatan bersama. Jika karpet menjadi bersih dan rapi, orang-orang di rumah ataupun hewan peliharaan pun akan merasa nyaman menyinggahi karpet tersebut. Berikut ini beberapa cara membersihkan dan mencuci karpet secara mandiri.

1. Menyiapkan Peralatan untuk Mencuci Karpet

Sebelum mencuci karpet, Anda terlebih dahulu mempersiapkan segala peralatan yang dibutuhkan dalam membersihkan karpet. Adapun alat tersebut, seperti sikat, vacuum cleaner, sabun atau sampo khusus karpet, baking soda, air, tempat penjemur karpet, dan sebagainya. Hal tersebut akan membuat pembersihan karpet menjadi lebih efektif.

2. Membersihkan Karpet dengan Vacuum Cleaner Sebelum Dicuci

Sebelum membasahi dan mencuci karpet, terlebih dahulu dilakukan pembersihan pada karpet dengan menggunakan vacuum cleaner. Hal tersebut bertujuan agar sisa-sisa kotoran yang menempel pada karpet bisa tersedot dan karpet menjadi lebih bersih. Pasalnya jika saat mencuci karpet, tetapi masih terdapat sisa-sisa kotoran karpet justru hal tersebut akan membuat kotoran semakin menempel dan mengkerak di karpet yang akan menjadi kotoran membandel dan semakin sulit dibersihkan. Terlebih jika karpet yang dimiliki terbuat dari bahan yang cukup tebal dan lebat maka akan membuat sisa-sisa kotoran mudah bersembunyi dan menempel di sela-sela bahan karpet.

3. Mencuci Karpet dengan Cara Digantung

Cara mencuci karpet selanjutnya ialah dengan mencucinya digantung. Pasalnya apabila mencuci karpet dengan cara digelar atau diletakkan di bawah maka air yang terserap karpet sulit untuk keluar dari karpet. Hal tersebut akan membuat karpet menjadi lebih berat dan sulit untuk diperas, jika ingin menjemurnya harus membutuhkan tenaga ekstra. Oleh karena itu, untuk meringankan beban dan tenaga, sebelum karpet dibasahi dan dicuci gantunglah dengan menggunakan bambu atau alat jemuran yang terbentang. Saat proses menyikat dan mencucinya pun akan lebih mudah karena kotorannya aka langsung jatuh ke bawah. Hal tersebut akan membuat pencucian karpet lebih efektif dan efisien.

4. Menggunakan Selang Semprot Saat Mencuci Karpet

Gunakanlah selang yang dapat menyemprot dengan kencang ke karpet. Dengan semprotan tersebut membuat kotoran yang telah disikat akan jatuh dengan tekanan air tersebut. Gunakan semprotan yang cukup kencang dan dengan kadar air yang secukupnya. Hal ini berbeda jika hanya menggunakan gayung maka tidak akan efektif menghilangkan kotoran yang masih menempel di karpet. Selain itu, dengan menggunakan selang semprot akan lebih menghemat air yang dikeluarkan karena jika tidak digunakan bisa langsung ditutup kerannya. Penggunaan selang semprot juga akan membuat air mudah masuk ke dalam serat-serat karpet karena ditembakkan secara langsung.

Baca Juga: Usaha Laundry Kiloan untuk Pemula

5. Sebagai Pengharum Gunakan Sabun atau Sampo Khusus Karpet

Agar karpet lebih bersih dan harum maka gunakanlah sabun atau sampo khusus untuk karpet. Bahan dari karpet sangat berbeda dengan pakaian pada umumnya, oleh karenanya harus menggunakan sabun atau sampo yang sesuai dan tepat. Hal tersebut agar tidak merusak serat-serat dari bahan karpet. Terlebih saat ini toko yang menjual berbagai sabun dan sampo khusus karpet tersedia di berbagai toko atau supermarket terdekat. Sabun atau sampo karpet pun tersedia dengan berbagai aroma yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan. Untuk harganya pun cukup terjangkau dan tidak terlalu merogoh kocek Anda. Namun dipastikan gunakanlah sabun atau sampo yang sudah terjamin kualitasnya, jangan sembarangan karena akan berdampak pada kulit jika tidak cocok.

6. Membilas Karpet Sebanyak 2 Kali

Jika sudah dilakukan dicuci dan sudah dipastikan semua kotoran yang membandel hilang, lakukanlah pembilasan. Membilas karpet tidak hanya dilakukan satu kali, bilaslah karpet dengan cara dua kali. Pembilasan pertama untuk membersihkan dari sisa-sisa busa dan kotoran. Lalu pembilasan kedua untuk memastikan bahwa karpet sudah tercuci semua dengan bersih dan tidak ada busa yang tertinggal. Bilaslah dengan air bersih secukupnya agar air tidak mubazir. Pasalnya apabila pembilasan hanya dilakukan satu kali, sering kali pada bagian tertentu karpet busa-busa masih menempel dan lupa dari siraman air. Maka dari itu, pembilasan harus benar-benar dilakukan pada seluruh sisi depan dan belakang karpet.

7. Jemur Karpet Tidak di bawah Matahari Langsung

Apabila karpet sudah bersih dan dibilas maka keringkanlah dengan dijemur. Namun, jangan menjemur karpet di bawah terik matahari langsung karena hal tersebut dapat merusak bahan dari karpet. Langkah yang tepat ialah dijemur di halaman rumah yang terhindar dari sinar matahari langsung di bawahnya. Perlu diperhatikan pula saat menjemur karpet harus benar-benar dipastikan karpet sudah dalam keadaan kering sebelum diangkat. Pasalnya karpet yang masih lembab atau belum benar-benar kering lalu diangkat dan langsung digunakan. Maka hal tersebut dapat membuat karpet menjadi cepat jamuran dan menimbulkan bau yang sangat tidak enak/bau apek. Hal tersebut akan mengganggu kenyamanan di rumah.

8. Taburi Baking Soda pada Karpet Kering

Di tahap terakhir setelah mencuci karpet dan sudah dipastikan benar-benar kering. Anda bisa manaburkan baking soda pada karpet lalu tunggulah selama 30 menit. Setelah itu, bisa bersihkan kembali karpet tersebut dengan vacuum cleaner agar baking soda terangkat. Tujuan dari pemberian baking soda agar menghindari bau apek atau bau tidak sedap setelah dilakukan pencucian. Pasalnya karpet yang baru dibersihkan dan digunakan akan kembali mudah meninggalkan bau apek apabila tidak diberi baking soda. Nah, baking soda tersebut yang akan meredam bau apek tersebut dari berbagai kotoran yang dibawa oleh orang-orang di rumah atau dari hewan peliharaan. Jika karpet tidak digunakan, gulunglah dan simpan di dalam plastik yang rapat agar terhindar dari debu dan kotoran yang ada.

Cara mencuci karpet seperti di atas tentunya sangat mudah dilakukan di rumah. Terlebih jika dilakukan bersama keluarga, selain membuat karpet menjadi bersih, wangi, dan nyaman. Namun, dapat mempererat hubungan kekeluargaan. Karpet bersih, ngumpul bersama keluarga menjadi nyaman deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat